Ujian
akhir Semester
Mata
Kuliah : Metodologi Penelitian
Dosen
: Prof Surya
Nama
Mahasiswa : Andry Wibowo
Program
S3 STIK
A. Permasalahan
1 ( Perbedaan Metode Penelitian Qualitatif dan Metode Penelitian Quantitatif
Penelitian
dapat diklasifikasikan dari berbagai cara dan sudut pandang. Dilihat dari
pendekatan analisanya , penelitian dibagi atas dua macam yaitu penelitian
kuantitatif dan penelitian kualitatif.
1. Penelitian
kuantitatif
Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang analisanya
lebih focus pada data-data numerical (angka) yang diolah dengan metode
statistika. Pada umumnya penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
merupakan penelitian sampel besar., Karena pada pendekatan kuantitatif
dilakukan pada penelitian inferensial yaitu dalam rangka pengujian hipotesa
yang menyandarkan pada suatu kesimpulan pada suatu probabilitas kesalahan
penolakan hipoesa nihil.
Dengan pendekatan ini maka akan diperoleh signifikansi
hubungan antar variable yang diteliti.Metode kuantitatif adalah metode utama ,
sedangkan data kualitatif adalah sebagai data penunjang.
Paradigma
yang digunakan adalah paradigm positivistic.
2. Penelitian
kualitatif
Merupakan penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigm
naturalistic dan implementasi model secara kualitatif. Beberapa ilmuwan telah
mendefinisikan istilah kualitatif, diantaranya :
-
Menurut bogdan dan taylor (1975:5) yang
mendefinisikan bahwa kualitatif sebagai penelitian yang menghasilkan data
deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku
yang diamati.
-
Kiek dan Miller ( 1986;9) mendefinsikan bahwa
kualitatif adalah tradisi tertentu yang bersifat fundamental yang bergantung
dengan pengamatan pada manusia dalam
kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut baik bahasanya
maupun peristilahannya.
-
Kedua definsisi tersebut dapat ditarik sebuah
kesimpulan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang berangkat dari
inkiuri naturalistic yang temuan-temuannya tidak ditemukan dari perhitungan
statistic . penelitian kualitatif disebut juga dengan penelitian naturalistic.
3. Ciri
ciri yang membedakan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif
a. Penelitian
kuantitatif
Beberapa ciri penelitian
kuantitatif yaitu :
1) Permasalahan
penelitian terbatas dan sempit.
Sejak awal peneliti
kuantitatif telah berusaha membatasi lingkup penelitiannya , dengan
mengidentifikasikan satu atau beberapa variable saja. Peneliti berusaha keras
untuk memilih variable yang menurutnya paling penting untuk diteliti. Obsesinya
adalah mengumpulkan variavel dan menjelaskan realitas kebenaran.
2) Mengikuti
pola pikir deduktif
Pola pikir deduktif yang
dimaksud adalah : pengamatan, hipotesa, pengumpulan data, pengujian hipotesa,
kesimpulan;
3) Mempercayai
angka
Statistika dan matematika
sebagai instrument untuk menjelaskan kebenaran.
4) Membangun
validitas internal dan eksternal sebaik mungkin
5) Peneliti
dan subjek yang diteliti berjarak (Free Value)
b. Penelitian
kualitatif
1) Sumber
data natural setting;
2) Peneliti
sebagai instrument penelitian
3) Sangat
deskripsi;
4) Mementingkan
proses dan produk;
5) Mencari
makna
6) Mengutamakan
data langsung;
7) TRIANGULASI;
8) Menonjolkan
rincian kotekstual;
9) Subjek
rincian kontekstual;
10) Subjek
yang diteliti dipandangberkedudukan sama dengan peneliti;
11) Mengutamakan
perspektif emic;
12) Verivikasi
sampling yang purposive;
13) Menggunakan
audit trail;
14) Partisipasi
tanpa mengganggu;
15) Mengadakan
analisa sejak awal penelitian desain
Secara skematis perbedaan
keduanya dapat digambarkan dan dijelaskan sbb :
|
Metode
kualitatif
|
Metode
kuantitatif
|
|
Disain
;
-
Umum
-
Fleksibel
-
Berkembang , tampil dalam proses
penelitian
|
Disain
:
-
Spesifik, jelas, rinci
-
Ditentukan secara mantap sejak awal
-
Menjadi pegangan langkah demi langkah
|
|
Tujuan
:
-
Memperoleh pemahaman makna verstehen
-
Mengembangkan teori
-
Mengambarkan realitas yang kompleks
|
Tujuan
:
-
Menunjukan hubungan antar variable
-
Menguji teori
-
Mencari generalisi yang memiliki nilai
prediktif
|
|
Teknik
penelitian :
-
Partisipasi
-
Obeservasi
-
Participant observation
-
Wawancara terbuka
|
Teknik
penelitian :
-
Eksperimen
-
Survey
-
Obeservasi terstruktur
-
Wawancara terstruktur
|
|
Instrument
penelitian :
-
Peneliti sebagai instrument
-
Buku catatan
-
Tape recorder
-
Kamera
|
Instrument
penelitian
-
test
-
angket
-
wawancara
-
skala
-
computer
-
kalkulator
|
|
Data
Kualitatif
-
deskriptif
-
dokumen pribadi
-
catatan lapangan
-
ucapan informan
-
dokumen
-
hasil obsevasi baik visual maupun
gambar
|
Data
kuantitatif
-
hasil pengukuran berdasarkan variable
yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrument
|
|
Sampel
:
-
kecil
-
tidak representative
-
purposive
|
Sampel
-
besar
-
representative
-
random
|
|
Metode
-
historical
-
etnografis
-
studi kasus
-
tidak bebas nilai
|
Metode
-
terstruktur
-
formal
-
dijabarkan secara rinci terlebih
dahulu sebelum penelitian
-
bebas nilai
|
|
Analisa
-
terus menerus sejak awal sampai akhir
-
bersifat induktif
,mencari
model
|
Analisa
-
Tahap akhir setelah pengumpulan data
-
Bersifat deduktif
Menguji
teori atau model
|
B. Apa Pertimbangan Saudara Untuk Memilih
Pendekatan Kualitatif, Pendekatan Kuantitatif, Atau Mixed Methode dan berikan
contoh contoh pertanyaan penelitiannya.
1. Pertimbangan
saya memilih metode qualitative
-
Ketika saya ingin mengeksplorasi suatu
permasalahan dengan focus pada masalah atau kelompok masyarakat tertentu berupa
perilaku dan dinamika interaksional yang terjadi sehingga saya dapat memahami
makna yang terjadi dari permasalahan yang saya teliti dalam suatu pengembangan
model, konsep atau teori dalam mendeskripsikan suatu realita sosial yang
kompleks;
-
Saya akan meneliti pada tempat tertentu
dengan focus suatu masalah, kelompok masyarakat tertentu, namun ingin mendapatkan hasil penelitian yang
mendalam.
-
Dari sisi waktu saya memiliki waktu yang
cukup untuk melakukan penelitian secara mendalam
-
Dari sisi sumber informasi, saya memiliki
akses sumber informasi yang cukup untuk melakukan penelitian;
-
“ Bagaimana Budaya Suporter Sepak Bola “Jack
Mania Jakarta “
-
“ Bagaimanan Aksi kekerasan Suporter Sepak
Bola Dapat Terjadi “
-
“ Bagaimana Model Pemolisian Yang Tepat Untuk
Supporter Sepak Bola di Indonesia “
2. Pertimbangan
saya memilih metode quantitative
-
Ketika saya ingin meverivikasi atau menguji
suatu teori yang ada dengan memahami hubungan antar variable yang dapat diukur
secara matematika atau hitungan dan statistika.Sehingga saya mendapatkan suatu
gambaran tentang validitas suatu teori yang diujikan dalam suatu permasalahan
yang saya teliti.
-
Saya ingin melihat gambaran yang luas tetang
suatu permasalahan yang umum terjadi dimasayarakat dalam satu atau beberapa
variable yang ingin saya uji sebagai missal persepsi public terhadap kinerja
polri.
-
Saya tidak memiliki banyak waktu untuk
mengeksplore secara mendalam atas permasalahan yang saya teliti, sehingga saya
memilih intrumen penelitian yang relative efektif untuk mendapatkan gambaran
permasalahan yang saya ingin dalam kurun waktu yang efisien;
-
“ Sejauh Mana Persepsi Masyarakat Terhadap
Kinerja Polri Pasca Reformasi”
-
“ Sejauh mana indes Persepsi
masyarakatTerhadap Pemberantasan Korupsi Pada Era Reformasi”
3. Pertimbangan
saya memilih mixed model
-
Mixed model research dapat saya gunakan
ketika saya melakukan suatu penelitian dengan pendekatan post positivism dimana
sangat memungkinkan saya mampu melakukan kombinasi pendekatan kualitatitaif dan
kuantitaive. Model theory yang saya temukan di akhir penelitian kualitatif
sebagai suatu ciri dari penedekatan kualitatif saya kuatkan dengan
menverikasinya pada permasalahan yang sama melalui pendekatan
kuantitaif.Sehingga konsep atau model teori yang saya dapat pada penelitian
dengan pendekatan kualitatif , terverivikasi kebenarannya melalui uji teori
dengan pendekatan kuantitatif.
-
Atau sebaliknya pada penelitian kualitatif ,
sejak awal saya sudah menemukan hypotetic model sebagai panduan, namun
hypotetic model ini pada perjalanan penelitian akan berkembang sesuai dengan
dinamikan fakta-suatu model atau konsep teori yang saya inginkan sebagai hasil
dari penelitian.
C. Perbedaan
Penggunaan Literatur Review
Pada
dasarnya penggunaan literature review amat penting baik bagi mereka yang
melakukan penelitian melalui pendekatan qualitative maupun quantitative.
Literature
review berfungsi untuk mengidentifikasikan hasil-hasil penelitian terdahulu
yaitu berbagai temuan yang telah ditemukan atau yang belum ditemukan terkait
dengan fenomena atau situasi khusus yang akan diteliti.Dari aspek waktu
literature-literatur itu dapat ditinjau ulang sebelum, selama dan setelah
penelitian dilakukan.
Pada
penelitian kuantitatif , penggunaan literature review yang relevan dengan topic
penelitian menjadi latar belakang dari proyek penelitian itu sendiri.ketertarikan
seorang peneliti pada topic penelitian kuantitatif umumnya diawali dengan
melakukan penelusuran dan pencarian berbagai literature yang relevan secara
ekstensive berkaitan dengan studi yang akan diteliti.Aktivitas ini dilakukan
dalam rangka meninjau ulang kepentingan tujuan penelitian dan menfasilitasi
kebutuhan dalam mendiskusikan hasil-hasil temuan penelitian tersebut dengan
hasil-hasil penelitian sebelumnya.
Pada
akhirnya langkah ini akan sangat membantu peneliti dalam membuat suatu
perencanaan penelitian yang akan dilakukan dan tingkat signifikansi hasil-hasil
temuan terdahulu dengan fenomena yang dipelajari.
Di
sisi lain , literature review dalam penelitian kualitatif , pada umumnya penelitian
tidak diawali dengan melakukan pencarian literature review secara ekstensif dan
tidak menggunakan literature yang ada dalam latar belakang penelitian
(Streubert and Carpenter, 2003). Bahkan para peneliti kualitatif yang fanatic
berpendapat bahwa seharusnya tidak menggunakan literature review yang ada
sebelum penelitian dilakukan. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa
literature review yang ada akan menghambat dan melumpuhkan kreatifitas peneliti
jika hal tersebut digunakan sebelum penelitian dilakukan.
Tetapi
ada pandangan yang lain bahwa penggunaan literarur review di awal penelitian
akan dapat membantu memberi arah atau focus pada penelitian yang
dilakukan.Selanjutnya literature review dalam penelitian kualitatif dapat
meletakkan penemuan penemuan terdahulu pada penemuan –penemuan pada penelitian
yang sedang berjalan meskipun hal tersebut bukan merupakan suat bentuk
konfirmasi secara mendalam sebagaimana dilakukan pada penelitian kuantitatif.
D. Apa
Yang Dimaksud Dengan sample Purposive Snow Ball
Purposive
Snow Ball adalah suatu cara Yang Digunakan dalam Penelitian Qualitative dalam
menumpulkan data penelitian sesuai dengan permasalahan yang diteliti.
Adapun pengertiannya adalah
bahwa peneliti bukan mendapatkan data berdasarkan apa yang difikirkannya tetapi
harus didasarkan bagaimana situasi dan fenomena yang terjadi apa adanya , apa
yang dialami dan atau dirasakan, dan apa
yang dipikirkan oleh sumber data ( creswell, 2003; Bogdan, 1992; earl babby,
1984; Sugiyono 2007)
Pemilihan
dan pengambilan sumber data secara purposive didasarkan pada pertimbangan bahwa
partisipan sebagai sumber data adalah orang-orang yang paling memahami dan
mengusai terhadap fenomena yang sedang didalami, diamati dan dipahami oleh
peneliti.
Penggalian
sumber data juga dapat diteruskan melalui teknik snowball untuk mendapatkan
data yang lebih mendalam lagi dari orang-orang yang dianggap dapat memberikan
penjelasan atas fenomena yang terjadi.
E. Apa
Maksud “ Researcher Is Part Being Research dan Is Not value free” Dalam Penelitian
Kualitatif
Instrumen
penelitian dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, berbeda
dengan penelitian quantitative yang menggunakan instrument test, angket .
Dengan peneliti
sebagai instrument penelitian maka peneliti adalah bagian penting dari penelitian itu sendiri. Hubungan
dengan sumber data yaitu nara sumber tentunya memiliki relasi yang dekat karena
dengan peneliti sebagai instrument penelitian, maka peneliti itu sendiri yang
harus turun kelapangan bertemu dengan informan atau sumber data melalui metode
observasi, wawancara, atau peneliti terlibat dalam kehidupan social dari
kelompok masyarakat yang diteliti. Hubungan yang demikian merupakan hubungan
yang dekat sehingga objektifitas hasil penelitian akan juga dipengaruhi oleh subjektifitas
akibat relasi yang dekat antara peneliti dengan kelompok orang atau masyarakat
yang diteliti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar