Sabtu, 10 Oktober 2015

UAS Metodologi



Ujian akhir Semester
Mata Kuliah : Metodologi Penelitian
Dosen : Prof Surya
Nama Mahasiswa : Andry Wibowo
Program S3 STIK
A.   Permasalahan 1 ( Perbedaan Metode Penelitian Qualitatif dan Metode Penelitian Quantitatif
Penelitian dapat diklasifikasikan dari berbagai cara dan sudut pandang. Dilihat dari pendekatan analisanya , penelitian dibagi atas dua macam yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.
1.    Penelitian kuantitatif
Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang analisanya lebih focus pada data-data numerical (angka) yang diolah dengan metode statistika. Pada umumnya penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif merupakan penelitian sampel besar., Karena pada pendekatan kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial yaitu dalam rangka pengujian hipotesa yang menyandarkan pada suatu kesimpulan pada suatu probabilitas kesalahan penolakan hipoesa nihil.
Dengan pendekatan ini maka akan diperoleh signifikansi hubungan antar variable yang diteliti.Metode kuantitatif adalah metode utama , sedangkan data kualitatif adalah sebagai data penunjang.
Paradigma yang digunakan adalah paradigm positivistic.
2.    Penelitian kualitatif
Merupakan penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigm naturalistic dan implementasi model secara kualitatif. Beberapa ilmuwan telah mendefinisikan istilah kualitatif, diantaranya :
-          Menurut bogdan dan taylor (1975:5) yang mendefinisikan bahwa kualitatif sebagai penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.
-          Kiek dan Miller ( 1986;9) mendefinsikan bahwa kualitatif adalah tradisi tertentu yang bersifat fundamental yang bergantung dengan pengamatan  pada manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut baik bahasanya maupun peristilahannya.
-          Kedua definsisi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang berangkat dari inkiuri naturalistic yang temuan-temuannya tidak ditemukan dari perhitungan statistic . penelitian kualitatif disebut juga dengan penelitian naturalistic.
3.    Ciri ciri yang membedakan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif
a.    Penelitian kuantitatif
Beberapa ciri penelitian kuantitatif yaitu :
1)    Permasalahan penelitian terbatas dan sempit.
Sejak awal peneliti kuantitatif telah berusaha membatasi lingkup penelitiannya , dengan mengidentifikasikan satu atau beberapa variable saja. Peneliti berusaha keras untuk memilih variable yang menurutnya paling penting untuk diteliti. Obsesinya adalah mengumpulkan variavel dan menjelaskan realitas kebenaran.
2)    Mengikuti pola pikir deduktif
Pola pikir deduktif yang dimaksud adalah : pengamatan, hipotesa, pengumpulan data, pengujian hipotesa, kesimpulan;
3)    Mempercayai angka
Statistika dan matematika sebagai instrument untuk menjelaskan kebenaran.
4)    Membangun validitas internal dan eksternal sebaik mungkin
5)    Peneliti dan subjek yang diteliti berjarak (Free Value)
b.    Penelitian kualitatif
1)    Sumber data natural setting;
2)    Peneliti sebagai instrument penelitian
3)    Sangat deskripsi;
4)    Mementingkan proses dan produk;
5)    Mencari makna
6)    Mengutamakan data langsung;
7)    TRIANGULASI;
8)    Menonjolkan rincian kotekstual;
9)    Subjek rincian kontekstual;
10) Subjek yang diteliti dipandangberkedudukan sama dengan peneliti;
11) Mengutamakan perspektif emic;
12) Verivikasi sampling yang purposive;
13) Menggunakan audit trail;
14) Partisipasi tanpa mengganggu;
15) Mengadakan analisa sejak awal penelitian desain

Secara skematis perbedaan keduanya dapat digambarkan dan dijelaskan sbb :
Metode kualitatif
Metode kuantitatif
Disain ;
-          Umum
-          Fleksibel
-          Berkembang , tampil dalam proses penelitian
Disain :
-          Spesifik, jelas, rinci
-          Ditentukan secara mantap sejak awal
-          Menjadi pegangan langkah demi langkah
Tujuan :
-          Memperoleh pemahaman makna verstehen
-          Mengembangkan teori
-          Mengambarkan realitas yang kompleks
Tujuan :
-          Menunjukan hubungan antar variable
-          Menguji teori
-          Mencari generalisi yang memiliki nilai prediktif
Teknik penelitian :
-          Partisipasi
-          Obeservasi
-          Participant observation
-          Wawancara terbuka
Teknik penelitian :
-          Eksperimen
-          Survey
-          Obeservasi terstruktur
-          Wawancara terstruktur
Instrument penelitian :
-          Peneliti sebagai instrument
-          Buku catatan
-          Tape recorder
-          Kamera
Instrument penelitian
-          test
-          angket
-          wawancara
-          skala
-          computer
-          kalkulator




Data Kualitatif
-          deskriptif
-          dokumen pribadi
-          catatan lapangan
-          ucapan informan
-          dokumen
-          hasil obsevasi baik visual maupun gambar
Data kuantitatif
-          hasil pengukuran berdasarkan variable yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrument
Sampel :
-          kecil
-          tidak representative
-          purposive
Sampel
-          besar
-          representative
-          random
Metode
-          historical
-          etnografis
-          studi kasus
-          tidak bebas nilai
Metode
-          terstruktur
-          formal
-          dijabarkan secara rinci terlebih dahulu sebelum penelitian
-          bebas nilai


Analisa
-          terus menerus sejak awal sampai akhir
-          bersifat induktif
,mencari model


Analisa
-          Tahap akhir setelah pengumpulan data
-          Bersifat deduktif
Menguji teori atau model
           
B.    Apa Pertimbangan Saudara Untuk Memilih Pendekatan Kualitatif, Pendekatan Kuantitatif, Atau Mixed Methode dan berikan contoh contoh pertanyaan penelitiannya.

1.    Pertimbangan saya memilih metode qualitative
-          Ketika saya ingin mengeksplorasi suatu permasalahan dengan focus pada masalah atau kelompok masyarakat tertentu berupa perilaku dan dinamika interaksional yang terjadi sehingga saya dapat memahami makna yang terjadi dari permasalahan yang saya teliti dalam suatu pengembangan model, konsep atau teori dalam mendeskripsikan suatu realita sosial yang kompleks;
-          Saya akan meneliti pada tempat tertentu dengan focus suatu masalah, kelompok masyarakat tertentu,  namun ingin mendapatkan hasil penelitian yang mendalam.
-          Dari sisi waktu saya memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penelitian secara mendalam
-          Dari sisi sumber informasi, saya memiliki akses sumber informasi yang cukup untuk melakukan penelitian;
-          “ Bagaimana Budaya Suporter Sepak Bola “Jack Mania Jakarta “
-          “ Bagaimanan Aksi kekerasan Suporter Sepak Bola Dapat Terjadi “
-          “ Bagaimana Model Pemolisian Yang Tepat Untuk Supporter Sepak Bola di Indonesia “


2.    Pertimbangan saya memilih metode quantitative
-          Ketika saya ingin meverivikasi atau menguji suatu teori yang ada dengan memahami hubungan antar variable yang dapat diukur secara matematika atau hitungan dan statistika.Sehingga saya mendapatkan suatu gambaran tentang validitas suatu teori yang diujikan dalam suatu permasalahan yang saya teliti.
-          Saya ingin melihat gambaran yang luas tetang suatu permasalahan yang umum terjadi dimasayarakat dalam satu atau beberapa variable yang ingin saya uji sebagai missal persepsi public terhadap kinerja polri.
-          Saya tidak memiliki banyak waktu untuk mengeksplore secara mendalam atas permasalahan yang saya teliti, sehingga saya memilih intrumen penelitian yang relative efektif untuk mendapatkan gambaran permasalahan yang saya ingin dalam kurun waktu yang efisien;
-          “ Sejauh Mana Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Polri Pasca Reformasi”
-          “ Sejauh mana indes Persepsi masyarakatTerhadap Pemberantasan Korupsi Pada Era Reformasi”
3.    Pertimbangan saya memilih mixed model
-          Mixed model research dapat saya gunakan ketika saya melakukan suatu penelitian dengan pendekatan post positivism dimana sangat memungkinkan saya mampu melakukan kombinasi pendekatan kualitatitaif dan kuantitaive. Model theory yang saya temukan di akhir penelitian kualitatif sebagai suatu ciri dari penedekatan kualitatif saya kuatkan dengan menverikasinya pada permasalahan yang sama melalui pendekatan kuantitaif.Sehingga konsep atau model teori yang saya dapat pada penelitian dengan pendekatan kualitatif , terverivikasi kebenarannya melalui uji teori dengan pendekatan kuantitatif.
-          Atau sebaliknya pada penelitian kualitatif , sejak awal saya sudah menemukan hypotetic model sebagai panduan, namun hypotetic model ini pada perjalanan penelitian akan berkembang sesuai dengan dinamikan fakta-suatu model atau konsep teori yang saya inginkan sebagai hasil dari penelitian.
C.   Perbedaan Penggunaan Literatur Review
Pada dasarnya penggunaan literature review amat penting baik bagi mereka yang melakukan penelitian melalui pendekatan qualitative maupun quantitative.
Literature review berfungsi untuk mengidentifikasikan hasil-hasil penelitian terdahulu yaitu berbagai temuan yang telah ditemukan atau yang belum ditemukan terkait dengan fenomena atau situasi khusus yang akan diteliti.Dari aspek waktu literature-literatur itu dapat ditinjau ulang sebelum, selama dan setelah penelitian dilakukan.
Pada penelitian kuantitatif , penggunaan literature review yang relevan dengan topic penelitian menjadi latar belakang dari proyek penelitian itu sendiri.ketertarikan seorang peneliti pada topic penelitian kuantitatif umumnya diawali dengan melakukan penelusuran dan pencarian berbagai literature yang relevan secara ekstensive berkaitan dengan studi yang akan diteliti.Aktivitas ini dilakukan dalam rangka meninjau ulang kepentingan tujuan penelitian dan menfasilitasi kebutuhan dalam mendiskusikan hasil-hasil temuan penelitian tersebut dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya.
Pada akhirnya langkah ini akan sangat membantu peneliti dalam membuat suatu perencanaan penelitian yang akan dilakukan dan tingkat signifikansi hasil-hasil temuan terdahulu dengan fenomena yang dipelajari.
Di sisi lain , literature review dalam penelitian kualitatif , pada umumnya penelitian tidak diawali dengan melakukan pencarian literature review secara ekstensif dan tidak menggunakan literature yang ada dalam latar belakang penelitian (Streubert and Carpenter, 2003). Bahkan para peneliti kualitatif yang fanatic berpendapat bahwa seharusnya tidak menggunakan literature review yang ada sebelum penelitian dilakukan. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa literature review yang ada akan menghambat dan melumpuhkan kreatifitas peneliti jika hal tersebut digunakan sebelum penelitian dilakukan.
Tetapi ada pandangan yang lain bahwa penggunaan literarur review di awal penelitian akan dapat membantu memberi arah atau focus pada penelitian yang dilakukan.Selanjutnya literature review dalam penelitian kualitatif dapat meletakkan penemuan penemuan terdahulu pada penemuan –penemuan pada penelitian yang sedang berjalan meskipun hal tersebut bukan merupakan suat bentuk konfirmasi secara mendalam sebagaimana dilakukan pada penelitian kuantitatif.

D.   Apa Yang Dimaksud Dengan sample Purposive Snow Ball

Purposive Snow Ball adalah suatu cara Yang Digunakan dalam Penelitian Qualitative dalam menumpulkan data penelitian sesuai dengan permasalahan yang diteliti.
Adapun pengertiannya adalah bahwa peneliti bukan mendapatkan data berdasarkan apa yang difikirkannya tetapi harus didasarkan bagaimana situasi dan fenomena yang terjadi apa adanya , apa yang dialami dan  atau dirasakan, dan apa yang dipikirkan oleh sumber data ( creswell, 2003; Bogdan, 1992; earl babby, 1984; Sugiyono 2007)
Pemilihan dan pengambilan sumber data secara purposive didasarkan pada pertimbangan bahwa partisipan sebagai sumber data adalah orang-orang yang paling memahami dan mengusai terhadap fenomena yang sedang didalami, diamati dan dipahami oleh peneliti.
Penggalian sumber data juga dapat diteruskan melalui teknik snowball untuk mendapatkan data yang lebih mendalam lagi dari orang-orang yang dianggap dapat memberikan penjelasan atas fenomena yang terjadi.





E.   Apa Maksud “ Researcher Is Part Being Research dan Is Not value free” Dalam Penelitian Kualitatif
Instrumen penelitian dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri, berbeda dengan penelitian quantitative yang menggunakan instrument test, angket .
Dengan peneliti sebagai instrument penelitian maka peneliti adalah bagian  penting dari penelitian itu sendiri. Hubungan dengan sumber data yaitu nara sumber tentunya memiliki relasi yang dekat karena dengan peneliti sebagai instrument penelitian, maka peneliti itu sendiri yang harus turun kelapangan bertemu dengan informan atau sumber data melalui metode observasi, wawancara, atau peneliti terlibat dalam kehidupan social dari kelompok masyarakat yang diteliti. Hubungan yang demikian merupakan hubungan yang dekat sehingga objektifitas hasil penelitian akan juga dipengaruhi oleh subjektifitas akibat relasi yang dekat antara peneliti dengan kelompok orang atau masyarakat yang diteliti.